WASPADA PETIR DI MUSIM HUJAN

Sunday, 15 February 2015

            Seminggu yang lalu tepatnya pada tanggal 12 Januari 2015, BMKG Sanglah memberikan peringatan tentang waspada petir. Info petir (12/01/2015) pada pukul 02:27 WITA yang diberikan oleh BMKG Sanglah bahwa terdapat aktifitas petir yang signifikan di daerah Tabanan, Denpasar, Badung Selatan, Gianyar. Saat itu suhu mencapai 24-310C , kelembapan 65-92% dan kecpatan angina mencapai 22 km/jam dari arah barat.
            Masyarakat Bali harus tanggap akan bahaya petir, dimana petir dapat menyebabkan kematian pada manusia, kebakaran hutan, dll. Dampak yang paling sering disebabkan oleh petir adalah kerusakan pada bangunan maupun peralatan elektronik.
Sekilas tentang petir
            Petir merupakan pelepasan muatan elktrostatis yang berasal dari badai guntur yang cukup tinggi dan bersifat transient dengan disertai pancaran cahaya dan radiasi elektromagnetik lainnya. Fenomena alam ini bersamaan timbul dengan awan Cumulonimbus (Cb), awan pembawa hujan. Proses terjadinya muatan pada awan karena muatan bergerak terus menerus secara teratur, dan selama pergerakannya dia akan berinteraksi dengan awan lainnya sehingga pada salah satu sisi (atas atau bawah) akan bermuatan positif, dan sisi sebaliknya bermuatan negatif.  Karena perbedaan potensial antara awan dan bumi cukup besar, maka akan terjadi pelepasan muatan negatif dari awan ke bumi. Saat proses pelepasan muatan negatif melalui udara, dan saat muatan negatif mampu menembus ambang batas isolasi udara   inilah terjadi ledakan suara dan kilatan cahaya.

            Ada beberapa jenis-jenis petir yaitu petir awan ke tanah, petir dalam awan, petir awan ke awan, petir awan ke udara. Petir awan ke tanah merupakan petir yang paling berbahaya dan merusak, kebanyakan dampak yang disebabkan petir dapat merugikan manusia, contohnya dapat membunuh manusia apabila tersambar petir, kebakaran hutan, kerusakan alat elektronik akibat medan magnet yang ditimbulkan. Petir dalam awan merupakan yang paling umum terjadi antara pusat-pusat muatan yang berlawanan pada awan yang sama, terlihat seperti cahaya yang menghambur kelap kelip, terkadang kilat keluar dari batas awan. Petir awan ke awan  terjadi antara pusat-pusat muatan pada awan yang berbeda, pelepasan muatan ini terjadi pada udara cerah antara awan-awan tersebut. Petir awan ke udara terjadi akibat muatan positif dan negatif di udara berinteraksi satu sama lain.

Dimana tempat terjadinya petir?
            Tempat yang beresiko tersambar petir adalah daerah perbukitan, lereng, daerah terpencil, dan daerah pedesaan. Di perkotaan resiko terkena petir relatif kecil karena kepadatan penduduk di kawasan tersebut merata. Begitu juga kolam renang sangat beresiko tersambar petir. Jika kita sedang berenang dan tiba-tiba mendung gelap, segeralah keluar dari kolam dan masuk ke bangunan terdekat. Petir juga bisa merambat melalui saluran kabel listrik dan telepon sehingga kabel telepon yang masuk ke pesawat telepon sebaiknya juga dicabut. Antena televisi juga bisa menjadi penghantar petir masuk ke rumah.

Bagaimana proteksinya?
            Proteksi yang paling sering digunakan masyarakat adalah dengan instalasi penangkal listrik. Di puncak rumah-rumah atau bangunan terdapat besi runcing yang dikaitkan dengan kabel  yang menuju ke tanah, dengan tujuan petir yang menyambar akan dinetralkan ke tanah. Jika berada di dalam rumah hindari posisi yang dekat dengan kontak listrik, menjauhlah dari daerah yang lembab ataupun berair, matikan semua peralatan elektronik dan cabut kabel yang terhubung ke antenna, kabel yang terhubung ke peralatan elektronik juga dapat menghantarkan arus listrik pada saat petir menyambar. Gunakan sandal yang berbahan karet agar terhindar dari kontak langsung dengan tanah(ground). Jika sedang melakukan aktifitas di luar ruangan, segera mencari gedung atau masuk ke dalam mobil. Hindari berlindung di bawah pohon ataupun benda logam yang menjulang tinggi. Apabila berada di tanah lapang, cepat ambil posisi jongkok dengan merapatkan kedua kaki kemudian tundukkan kepala serendah-rendahnya tanpa menyentuh tanah.


Kenali aktivitas alam sedini mungkin. Petir dan banjir merupakan fenomena alam yang sering kita temui pada musim hujan. Pengenalan terhadap bahaya petir serta upaya proteksinya perlu dipahami dengan baik oleh masyarakat. Ini langkah awal demi meminimalisir dampak buruk dari bencana yang sewaktu-waktu terjadi di sekitar kita.    

SELAMATKAN GENERASI MUDA DARI BAHAYA ROKOK


Masyarakat Indonesia sebagian besar memiliki kebiasaan merokok. Merokok bagi masyarakat Indonesia sudah menjadi kebiasaan sehari-hari bahkan ada yang tidak bisa lepas dari kebiasaan merokok. Menurut sebagian orang dengan merokok dapat memberikan ketenangan dan kenyamanan. Bagi mereka yang gemar merokok lebih memilih membeli merokok daripada membeli makan untuk dirinya sendiri. Meskipun banyak himbauan akan bahaya merokok yang tersebar melalui media elektronik, spanduk, koran, bahkan di bungkus rokok pun sudah diberikan himbauan, akan tetapi himbauan ini tak dihiraukan bagi para pecandu rokok. Para perokok di Indonesia rata-rata berumur 17 tahun ke atas. Akan tetapi kini rokok tidak hanya digunakan bagi orang dewasa, anak usia dini pun sekarang sudah banyak yang merokok.
            Menurut berita di Metro Tv pada tanggal 27 Januari 2015 bahwa anak SD pun sudah banyak yang merokok. Akhir-akhir ini kebiasaan merokok aktif pada anak cenderung meningkat, bila dulu anak SMP sudah berani merokok, kini anak SD sudah banyak dijumpai merokok secara diam-diam. Konsumsi rokok pada usia dini dapat menimbulkan kebiasaan merokok yang sulit dihentikan, serta sangat beresiko bagi kesehatan. Sangat disayangkan kenapa anak yang masih berumur sekitar 6 tahun ini sudah banyak yang merokok. Banyak faktor yang menyebabkan kenapa anak usia dini banyak yang merokok, ada faktor keluarga, faktor lingkungan, dan faktor diri sendiri. Kurangnya pendidikan yang diberikan oleh orang tua tentang bahaya akan merokok pada anak akan sangat berpengaruh bagi kehidupan anak selanjutnya. Banyak juga dijumpai bahwa seorang anak malah diajari merokok oleh orang tua mereka. Orang tua harusnya menjadi contoh bagi anak-anak mereka, bukan malah mengajarkan hal-hal yang berdampak buruk bagi anak mereka. Selain itu faktor lingkungan juga berpengaruh bagi kepribadian anak, jika dilingkungan sekitar anak kebanyakan perokok, ini akan dapat membuat si anak penasaran dan akan merokok secara diam-diam.
            Bagi mereka para perokok diusia dini menganggap bahwa merokok itu keren, apalagi rokok yang mereka hisap merupakan rokok yang terkenal dan banyak diiklankan di tv. Hal ini akan membuat anak-anak yang tidak merokok jadi ikut merokok lantaran ingin terlihat keren terlebih lagi apabila seorang pria tidak merokok maka dia akan dianggap tidak jantan oleh rekan-rekannya. Seperti yang kita ketahui bahwa rokok mengandung nikotin, sehingga membuat para pengguna akan merasa ketagihan dan akan melakukannya lagi. Jika dari umur yang sedini ini sudah merokok, maka dampaknya anak akan susah untuk menghilangkan kebiasaan merokok dan akan mengganggu kesehatan mereka.
            Seperti kita ketahui bahwa ada yang namanya perokok pasif maupun aktif. Seorang perokok pasif merupakan orang yang menghirup asap rokok disekitar lingkungan tempat dia berada, sedangkan perokok aktif merupakan orang yang langsung melakukan kegiatan merokok. Banyak orang sudah tahu bahwa perokok pasif lebih berbahaya dibandingkan perokok aktif. Perokok pasif lebih berbahaya karena mereka menghirup asap rokok yang berasal dari ujung rokok dan asap yang dihembuskan oleh perokok itu sendiri. Menurut penelitian terdapat 4000 senyawa kimia berbahaya yang terdapat pada asap tembakau, diantaranya nikotin, tar, methanol, ammonia, arsenic, sianida, dan lain-lain. Perokok pasif lebih berbahaya tiga kali lipat daripada perokok aktif karena asap rokok yang dihirup berasal dari ujung rokok. Asap tersebut merupakan hasil dari pembakaran tembakau yang tidak sempurna. Konsentrasi zat berbahaya di dalam tubuh perokok pasif lebih besar, karena racun yang ia isap lewat hidungnya tidak terfilter, sedangkan racun rokok dalam tubuh perokok aktif terfilter melalui ujung rokok yang dihisap.   
Banyak penelitian yang membuktikan kebiasaan merokok dapat meningkatkan resiko timbulnya berbagai penyakit, seperti penyakit jantung dan penyakit ganggguan pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker osefagus, kanker laring, bronkitis, impotensi, tekanan darah tinggi, serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin. Pada kenyataannya kebiasaan merokok sulit dihilangkan dan jarang diakui orang sebagai suatu kebiasan buruk. Apalagi orang yang merokok untuk mengalihkan diri dari stres dan tekanan emosi, lebih sulit melepaskan diri dari kebiasaan ini dibandingkan perokok yang tidak memiliki latar belakang depresi.

            Anak yang mulai merokok dapat menjadi kecanduan, sehingga mungkin akan terus merokok ketika telah dewasa dan nantinya berisiko menderita penyakit jantung, kanker paru-paru dan penyakit berbahaya lain. Orang tua memainkan peranan penting dalam mendidik anak mereka mengenai gaya hidup sehat dan mengajarkan pentingnya untuk tidak merokok. Perokok dewasa perlu menyingkirkan rokok dari jangkauan anak dan jangan merokok di dekat anak-anak. Pemerintah saat ini telah mempromosikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan salah satu indikatornya adalah perilaku tidak merokok. Pemerintah akan terus mempromosikan bahaya merokok bagi kesehatan demi melindungi generasi muda.

PERAN PEMERINTAH DAN MASYARAKAT DALAM MEWASPADAI BANJIR


            Ibukota sampai saat ini masih terendam banjir. Di Jakarta Barat, banjir terjadi di sepanjang Jalan Raya Tanjung Duren. Ketinggian air mencapai 30-50cm. Penyebab banjir tersebut akibat dari hujan lebat kemarin malam(31/01/2015). Menurut prakiraan BMKG, Indonesia kini sedang memasuki puncak musim hujan yang akan berlangsung dari akhir Januari sampai awal Februari.
            Akibat dari cuaca buruk kemarin(31/01/2015) kini disepanjang Jalan Raya Tanjung Duren tergenang air, akibatnya  arus lalu lintas menjadi terganggu dan susah untuk dilalui. Menurut Tim MNC Media (01/02/2015) diketahui bahwa selain faKtor cuaca buruk, sIstem drainase yang buruk juga menjadi penyebab terjadinya banjir. Dampak dari banjir ini menyebabkan masyarakat banyak kehilangan harta benda, waktu dan tenaga mereka untuk menyelamatkan harta benda dan membersihkan sisa-sisa banjir.
            Di daerah BIMA, NTB juga terjadi banjir dengan ketinggian air mencapai 1,5m. Puluhan rumah rusak, dan ribuan hektar lahan pertanian tergenang air, diperkirakan petani akan mengalami gagal panen akibat banjir tersebut. Penyebab terjadinya banjir yang melanda daerah BIMA disebabkan oleh penggundulan hutan di daerah tersebut. Masyarakat pun akhirnya bergotong-royong membuat saluran irigasi untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan.
            Ada beberapa penyebab yang dapat menyebabkan terjadinya banjir di saat puncak musim hujan. (1)Penyumbatan aliran sungai ataupun selokan, masyarakat terbiasa membuang sampah sembarangan, bahkan mereka tidak sadar bahwa telah membuang sampah ke sungai maupun ke selokan, hal ini dapat menyebabkan selokan maupun sungai tersumbat dan menyebabkan aliran air menjadi tidak lancar dan apabila terjadi hujan yang lebat, air menjadi tidak bisa mengalir dan volume air akan terus bertambah sehingga air akan meluap ke jalan raya dan menyebabkan banjir. (2)Penggundulan hutan, hal ini dapat menyebabkan terjadi banjir karena sudah tidak ada lagi pohon yang akan menyerap air ke dalam tanah, sehingga air akan terus mengalir tanpa diserap oleh akar dari pepohonan. (3)Curah hujan tinggi, curah hujan yang relatif tinggi di masa puncak musim hujan menyebabkan sungai tidak mampu menampung volume air yang telah melampaui kapasitas. (4)Pendirian rumah di pinggir sungai, dengan adanya rumah-rumah penduduk yang berada di pinggir sungai menyebabkan lebar sungai menjadi berkurang dan tidak bisa bertambah lebar, hal ini menyebabkan kapasitas menampung air hujan di sungai menjadi berkurang.
            Rusaknya sarana prasarana, hilangnya harta benda, timbulnya bibit-bibit penyakit dan sampai menyebabkan korban jiwa merupakan dampak dari terjadinya banjir. Pemerintah harus segera mengambil tindakan untuk mencegah terjadinya banjir sehingga tidak akan menyebabkan dampak buruk akibat banjir.

            Sosialisasi kepada masyarakat tentang cara pencegahan banjir suatu tindakan yang tepat untuk mengajak masyarakat bekerja sama dalam mencegah terjadinya banjir. Pengoptimalan sungai atau selokan, larangan pembuatan rumah di pinggir sungai, melakukan penghijauan, dan menggunakan alat proteksi banjir sederhana merupakan beberapa cara untuk dapat mencegah terjadinya banjir. Dibutuhkan kesadaran masyarakat agar dapat memelihara dan melestarikan lingkungan dengan baik sehingga dampak akibat banjir dapat diminimalisir.        

PELAYANAN INFORMASI METEOROLOGI PENGARUHI KESELAMATAN PENERBANGAN



Denpasar sampai saat ini (31/01/2015) masih diguyur hujan lebat disertai guntur. BMKG melalui Stasiun Meteorologi Ngurah Rai memberikan peringatan dini untuk wilayah bandara Ngurah Rai akan terjadi hujan lebat disertai guntur dari pukul 18.30 Wita sampai pukul 22.45 Wita. Saat ini suhu disekitar wilayah Denpasar mencapai 25-32oC dengan kelembapan mencapai 69-94% dan kecepatan angin mencapai 24km/jam dari arah barat daya. Dengan kondisi cuaca saat ini, semua maskapai yang akan melakukan penerbangan di bandara Ngurah Rai harus mewaspadai keadaan cuaca disekitar bandara maupun keadaan cuaca dalam rute perjalanan.
Pelayanan informasi meteorologi yang diberikan Stasiun Meteorologi (BMKG) sangat penting bagi keselamatan penerbangan, mengingat kejadian yang menimpa pesawat AirAsia QZ8501 akhir-akhir ini, pesawat tersebut diduga terjatuh akibat cuaca buruk. Dimana di dalam rute perjalanan Surabaya-Singapura terjadi pembentukan Awan Cumulonimbus (Cb), awan yang dikenal sangat berbahaya dan ditakuti para penerbang.
Suatu penerbangan memang sangat rentan terhadap faktor cuaca. Dalam ilmu meteorologi, terdapat beberapa parameter cuaca yang diamati untuk dapat memperkirakan kondisi cuaca saat itu, dan nantinya akan menjadi informasi meteorologi penerbangan. Beberapa parameter tersebut diantaranya suhu, tekanan, jarak pandang (visibility), awan, kecepatan dan arah angin, dan sebagainya.
Terdapat dua jenis informasi meteorologi yang dibutuhkan oleh suatu penerbangan yaitu informasi observasi dan prakiraan cuaca disepanjang jalur penerbangan (flight document). Informasi meteorologi diberikan secara rutin oleh Stasiun Meteorologi (BMKG) kepada maskapai yang akan melakukan suatu penerbangan. Informasi yang diberikan bertujuan untuk meminimalisir kecelakaan pesawat akibat faktor cuaca.
Informasi Observasi yang terdiri dari parameter suhu, tekanan, angin, jarak pandang (visibility), dan awan akan digunakan oleh penerbang untuk mengambil keputusan pada saat pesawat akan landing/take off. Kita tahu bahwa pesawat dapat terbang karena menggunakan prinsip Hukum Bernoulli, dimana terjadi perbedaan tekanan di bagian atas maupun bawah sayap pesawat, dan dengan memanfaatkan angin yang bergerak secara berlawanan arah. Oleh karena itu, sebelum pesawat melakukan tak off/landing, penerbang akan menerima informasi kecepatan dan arah angin serta jarak pandang.
Selain informasi observasi, informasi prakiraan cuaca sepanjang rute perjalanan (flight document) sangat diperlukan dalam suatu penerbangan. Isi dari Flight Document yaitu TAFOR (prakiraan cuaca pada bandara tujuan), Wind Temp (data angin dan suhu pada lapisan atas), data satelit, dan SIGMET. Informasi meteorologi ini sangat dibutuhkan bagi para penerbang untuk memutuskan suatu penerbangan yang akan berlangsung.

Belajar dari pengalaman, bahwa penting bagi kita untuk mengetahui dan memperhatikan informasi meteorologi yang telah disediakan. Pelayanan informasi meteorologi yang cepat dan akurat merupakan kunci keselamatan dalam penerbangan. Risiko kecelakaan penerbangan akibat faktor cuaca dapat diminimalisir dan dihindari.                   

PANCAROBA DATANG, WASPADA ANGIN PUTING BELIUNG


Indonesia merupakan negara yang beriklim tropis karena letaknya yang berada di garis khatulistiwa, dimana secara astronomis Indonesia terletak pada 6o LU – 11o LS, oleh sebab itu Indonesia memiliki dua musim, musim kemarau dan musim hujan. Peralihan antara kedua musim disebut musim pancaroba. Musim Pancaroba merupakan peralihan dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya. Pada akhir januari sampai awal pebruari 2015 BMKG memprediksi bahwa disini terjadi puncak musim hujan dan akan memasuki masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.
Bali sampai saat ini masih diguyur hujan lebat, BMKG Sanglah Denpasar pada tanggal 25 Januari 2015 kembali memberikan peringatan dini akan bahaya petir. BMKG Wilayah III Tuban memberikan peringatan dini waspada potensi hujan yang disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat serta gelombang tinggi mencapai 2.0 meter atau lebih di perairan Selatan Bali, NTB hingga NTT. Saat ini daerah Bali sedang memasuki puncak musim hujan dan akan segera memasuki peralihan musim atau pancaroba.
Masa pancaroba ditandai dengan hujan lebat yang turun secara tiba-tiba. Cuaca yang panas dan terik bisa secara tiba-tiba menjadi hujan dan cuaca dingin. Di masa pancaroba hujan yang turun biasanya disertai petir dan angin kencang, petir dapat menyambar kapan saja dan dapat merusak apapun. Selain keselamatan manusia, petir juga dapat merusak bangunan, dan peralatan elektronik. Bukan hanya petir, di masa pancaroba kita juga harus mewaspadai adanya angin puting beliung.
Angin puting beliung pada saat musim pancaroba biasanya terjadi di daerah yang vegetasinya kurang atau di tanah-tanah yang kurang tanamannya. Durasi terjadinya angin puting beliung tersebut bisa tiga sampai lima menit. Angin puting beliung biasa terjadi pada siang hari atau sore hari pada saat musim pancaroba. Penyebab terjadinya angin puting beliung disebabkan karena udara panas dan dingin bertemu, sehingga saling bentrok dan terbentuklah puting beliung.  Biasanya pada musim pancaroba pada siang hari suhu udara panas, pengap, dan awan hitam mengumpul, akibat radiasi matahari di siang hari tumbuh awan secara vertikal, selanjutnya di dalam awan tersebut terjadi pergolakan arus udara naik dan turun dengan kecepatan yang cukup tinggi. Arus udara yang turun dengan kecepatan yang tinggi menghembus ke permukaan bumi secara tiba-tiba dan berjalan secara acak.
BMKG mewaspadai akan adanya angin puting beliung pada musim pancaroba yang akan terjadi di awal pebruari ini, mengingat kejadian angin puting beliung yang menimpa daerah Denpasar Selatan pada tanggal 14 Pebruari 2014, mengakibatkan kerusakan pada rumah-rumah yang diperkirakan mengalami kerugian material mencapai puluhan juta rupiah. Kuatnya angin, selain merusak atap rumah warga dari genting dan asbes, juga menumbangkan pohon ukuran sedang di beberapa lokasi.

                 Untuk meminimalisir dampak dari angin puting beliung, masyarakat pertama-tama harus mengenali bulan-bulan pancaroba di daerahnya. Masyarakat juga harus melakukan penghijauan karena dengan adanya penghijauan, udara menjadi tidak terlalu panas sehingga tidak terjadi perbedaan panas yang dapat menyebabkan terjadinya angin puting beliung. Apabila terjadi angin puting beliung menghindar dari pepohonan tinggi yang sudah rapuh karena bisa tertimpa pohon, cari tempat yang aman dan kuat atau menghindar jauh. Membuat rumah yang permanen dan kuat. Membuat tempat perlindungan di bawah tanah apabila tempat tinggal sering terjadi angin puting beliung. Bagi yang berada di luar ruangan dan jauh dari tempat berlindung, Tiaraplah pada tempat yang serendah mungkin, saluran air terdekat atau sejenisnya sambil tetap melindungi kepala dan leher. Jangan pernah melarikan diri dari angin puting beliung menggunakan kendaraan bila di daerah yang berpenduduk padat, akan lebih aman jika tiarap pada tempat yang datar dan rendah.

                 Pancaroba merupakan masa peralihan musim yang dapat dikatakan berbahaya bagi masyarakat. Petir, angin puting beliung, merupakan fenomena alam yang dapat membahayakan keselamatan manusia dan menyebabkan kerusakan parah. Tak hanya itu, masyarakat juga harus mewaspadai penyakit pada saat musim pancaroba. Waspada sebelum terlambat, perbanyak informasi demi meminimalisir dampak buruk yang akan terjadi.
 

From Zero to Hero Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger